7 Pesepakbola yang Memiliki potensi Dijual Klub Tiongkok Akibat Krisis Finansial

7 Pesepakbola yang Memiliki potensi Dijual Klub Tiongkok Akibat Krisis Finansial – 13 kesebelasan anggota Liga Super Tiongkok diberitakan tengah menghadapi krisis keuangan. Dampaknya mereka sukar membayar gaji para pemainnya. Klub yang tengah bermasalah itu adalah Shanghai Shenhua, Guangzhou Evergrande, Shanghai SIPG, Jiangsu Suning dan Hebei China Fortune. Mereka awalnya melakukan belanja gila-gilaan demi menghadirkan pesepakbola top dunia hingga mengalami problem keuangan. Jika keadaan ini tidak secepatnya diatasi, maka klub-klub kelas atas Tiongkok itu tentu saja harus menjual pesepakbola bintangnya. Dibawah ini 7 pesepakbola top yang bisa saja bakal dijual

Carlos Tevez (Klub: Shanghai Shenhua) – Pesepakbola berdarah Argentina itu keluar dari Boca Juniors pada Desember 2016 demi menjadi pesepakbola dengan bayaran tertinggi di dunia berdasarkan gaji bersih tahunan sebesar 38 jt euro. Saat iniia berusia 33 tahun, ex pesepakbola Juventus, MU, Manchester City dan West Ham tersebut sekarang ini mempunyai nilai pasar sebesar 4,5 jt euro berdasarkan web Transfermarkt.

Paulinho (Klub: Guangzhou Evergrande) – Guangzhou membayar Tottenham seharga 14 jt euro di tahun 2015 demi servis pesepakbola Brasil ini. Setelah 2 tahun di Liga Super Tiongkok harga Paulinho tidak turun tapi bertambahmenjadi 15 jt euro. Di musim panas ini Barca telah mengatakan berminat untuk membeli Paulinho tetapi sang pemain mempunyai klausul pelepasan sebesar 40 jt euro.

Jackson Martinez (Klub: Guangzhou Evergrande) – 2 tahun lalu pesepakbola Kolombia ini merupakan pembelian besar Atletico Madrid yang dibeli dari Porto senilai 37 jt euro. Jackson Martinez tidak berhasil bersinar di Calderon dan 6 bulan setelah datang ke Madrid, ia dijual keklub Guangzhou Evergrande dengan biaya 42 jt euro. Walau bermain bagus di Portugal dan dengan tim nasional Kolombia, nilai pasar pesepakbola berusia 30 tahun itu turun drastis menjadi 5 jt euro.

Ramires (Klub: Jiangsu Suning) – Midfielder berdarah Brasil ini keluar dari Chelsea dengan tujuan Liga Super Tiongkok seusai ditebus dengan harga 28 jt euro. Kini ia berusia 30 tahun, Ramires mempunyai nilai pasar sebesar 12 jt euro dan tetap menjadi pesepakbola yang menarik bagi beberapa klub Eropa.

Hulk (Kesebelasan: Shanghai SIPG) – Pasca menjalani karirnya bersama FC Porto dan klub Rusia Zenit St. Petersburg, pesepakbola berdarah Brasil itu hijrah ke Shanghai pada tahun 2016 dengan cost sebesar 55 jt euro. Pemindahan itu menjadikanHulk salah satu pesepakbola dengan gaji tertinggi di dunia. Kini ia berusia 31 tahun, pesepakbola yang bersangkutan mempunyai nilai pasar sebesar 20 jt euro.

Oscar (Kesebelasan: Shanghai SIPG) – Dengan cost transfer sebesar 20 jt euro, Oscar keluar dari Premier League untuk bergabung dengan SIPG dengan gaji 22 jt euro per musim. pemain yang baru berusia 25 tahun, Oscar tentunya masih banyak peminat dan pesepakbola yang bersangkutan saat ini yang memiliki nilai pasar sebesar 25 jt euro.

Ezequiel Lavezzi (Klub: Habei China Fortune) – Pesepakbola Argentina ini hijrah dari klub Ligue 1 ke Hebei China Fortune dengan gaji yang amat fantastis hingga bersedia datang ke Liga Super Tiongkok. Sekarang ia berusia 32 tahun, Lavezzi bisa saja masih memiliki minat meneruskan karirnya di klub kelas atas Eropa.

Nainggolan: Juventus Tim Teratas

Nainggolan: Juventus Tim Teratas – Gelandang andalan AS Roma, Radja Nainggolan menilai jika Juventus adalah tim teratas. Selain itu, pemain asal Belgia itu juga mengungkapkan bahwa lelucon dan gesekan di antara AS Roma dan Juventus adalah bagian dari sebuah persaingan.

Hal itu ia katakan setelah AS Roma kembali akan bermain melawan Juventus pada turnamen pra-musim bertajuk International Champions Cup pada hari Minggu (30/07) lusa. Nainggolan juga mengungkapkan bahwa ia masih menghormati klub berjuluk La Vecchia Signora tersebut, meskipun sebelumnya ia sempat terlibat perselisihan dengan Juventus.

“Kami masih dalam pertandingan pra-musim, tapi hari Minggu adalah pertandingan yang selalu saya nantikan,” kata Nainggolan kepada situs resmi i Giallorossi.

“Hal ini terlahir bertahun-tahun yang lalu, tapi saya adalah seorang olahragawan yang pertama dan terutama, dan ketika mengatakan bahwa [Juventus] adalah tim teratas, saya akan mengatakannya, mereka adalah tim teratas.

“Setelah itu, jelas ada lelucon, gesekan dan tanggapan, hal-hal yang menjadi bagian dari permainan dan persaingan,” pungkasnya.

Musim lalu Nainggolan menjadi bagian penting dari AS Roma yang berhasil menyelesaikan musim dengan berada di posisi kedua klasemen akhir Serie A. Hasil itu pun membuat AS Roma lolos otomatis ke Liga Champions Eropa.