Para Atlet Angkat Besi berfoto bersama di pengukuhan kontingen Indonesia untuk Olimpiade Rio 2016 di  di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (21/6/2016). (Bola.ccom/Nicklas Hanoatubun)

Pestaolahraga.com, Jakarta – total 7 angkat besi yang akan mewakili Indonesia di ajang Rio de Janeiro Olimpiade 2016 didefinisikan oleh PB PABBSI, Selasa (2016/06/21). distribusi yang tepat, tim angkat besi Indonesia terdiri dari 5 putra angkat dan 2 anak perempuan.

, katanya

angkat besi Perdana PBPABBSI, Alamsyah Wijaya 7 atlet ditetapkan turun di Olimpiade di Rio Lanka dan Wahyu Agustiani, Dewey Saftri, ECHO Yuli Irawan, M. Hasbi, Trajatno, agama, dan Ketut Ariana.

“Sri Wahyu akan disimpan di kategori 48 kilogram (kg) dan putri Dewi Savitri 53 kilogram. ECHO Juli M. Hasbi turun di kategori 62 kg, dan sisanya Yaitu di Bab 69 laki-laki, seorang Trajatno, agama, dan Ketut Ariana,” Allam Menyebut, di bertemu Pestaolahraga.com di sela-sela upacara pembukaan tim Olimpiade di Indonesia Wisma Kemenpora, Jakarta, Selasa (21/06/2016).

Menyebut

sadar sebelum Futuristis ke Rio de Janeiro, dan akan angkat besi tim menjalankan kamp pelatihan untuk pertama kalinya di Cape Town, Afrika Selatan. Dia dijadwalkan berangkat ke Afrika di 8 Juli selama 20 hari di Cape Town, Echo Yuli Irawan et al., Latihan murni, tanpa mengikuti kejuaraan apapun.

“Kami berencana untuk menempatkan sentuhan akhir di yang pertama di Cape Town selama sekitar 3 minggu, Seusai ia Berpindah ke Rio de Janeiro di tanggal 28 Juli di angkat besi pertandingan pertama di 6 Agustus selesai di tanggal 10 Agustus,” jelas Alam .

Penyusunan Tim angkat besi Indonesia telah mencapai 0 persen, bagus dengan cara fisik dan mental. Ini akan dilakukan diselesaikan di Cape Town. Menurut ilmu pengetahuan, tim sudah siap untuk berjuang untuk membagikan yang terbaik untuk Indonesia.

“Tujuan medali? Kami hanya ingin menjaga prestasi Itu di Olimpiade di London di tahun 2012. Tapi kami berharap untuk Bisa menambah, dan kami akan mencoba yang terbaik,” Perkataan Alam.

di kasus Olimpiade 2012 London, tim mampu menaikkan besi Indonesia untuk menyumbangkan 2 medali. Trajatno yang jatuh di kategori 69 kilogram menyumbangkan medali perak, sementara Eco Yuli Irawan untuk memenangkan medali perunggu di kategori 62 kg.