Instruktur Persiba Balikpapan, Jaino Matos membagikan instruksi kepada anak asuhnya  di melawan Madura United di Torabika SC 2016 di Stadion Gelora Bangkalan, Senin(13/6/2016).  (Pestaolahraga.com/Nicklas Hanoatubun)

Pestaolahraga.com, Balikpapan – Persiba Balikpapan tak ingin solusi di kekecewaan Seusai kalah 1-3 dari Madura Serikat di minggu 6 Football Championship Torabika (TSC) 2016 yang disediakan oleh Qtel IM3 pekan lalu. Tim berjuluk Honey Bears sekarang terkonsentrasi untuk menghibur tim lain dari Jawa Timur, Surabaya Bhayangkara Inggris (20/06/2016), Senin.

Instruktur Persiba, Jaino Matos pasti kesempatan untuk mendapatkan poin penuh untuk hosting Bhayangkara SU di Stadion Newcastle, Balikpapan, Kalimantan Timur, terbuka lebar. Dia juga mengaku mendorong mental dan semangat anak-anak tetap stabil dan tak mengganggu hasil sekunder terhadap Madura Inggris.

“Kita wajib tetap semangat kita, Heroisme kita tak mengganggu hasil pertandingan kemarin. Pemain Heroisme pula, sangat bagus untuk permainan dan setelah itu Menyebut,” itu.

Jaino juga mengakui tim pelatihan dan evaluasi mengalahkan Persiba Madura Inggris. Akibatnya, menjaga lawan Anemia ketat Jadi alasan utama untuk kekalahan timnya.

Juru racik Brasil evaluasi pembentukan penjaga berat juga ditawarkan terhadap Arima Kronos Serupa sekali tak terlihat di perang melawan Madura Inggris. Dari hasil evaluasi ini, Newcastle terus melonjakkan di rangka untuk mengamankan 3 poin di depan audiens mereka.

“Evaluasi dilakukan berdasarkan data dan fakta, dan saat pertandingan melawan Madura Serikat, kami juga dirugikan di karenakan Flare [19459009kataBahkanmomentumkamimemilikitimyangbaikdan Newcastle dikendalikan permainan dari awal babak kedua. ”