Fernando Alonso di sirkuit Baku (AFP/Tofik Babayev)

Pestaolahraga.com, Jakarta – Fernando Alonso baru-baru ini mengambil pernyataan mengejutkan, dan menunjuk pembalap Spanyol pensiun di tempat Bagaikan pembalap F1.

mengakui

Alonso yang tak lagi menikmati di-di balapan Seusai menyenangkan sejak bergabung McLaren-Honda di tahun 2015.

Alonso kesulitan bersaing di papan atas. Mimpi juara Global mengambil balapan Ami Kutub di tahun 2005 dan 2006 dan gelar ketiga lebih sulit untuk mengerti.

“Aku akan meninggalkan F1 saat saatnya tiba, dan saat kita tak cukup Genjah, tak lagi menikmati balapan, dan mampu memenuhi Asa dan Menyebut sudah saatnya untuk mundur. Saya merasa kita sekarang mendekati akhir karir di F1,” Alonso wawancara dengan surat kabar Prancis, L’Equipe, Kamis (2016/06/23).

Alonso mengakui bahwa ia akan sangat suka bila kita Bisa pensiun dengan McLaren.

“saat saya masih muda, ayah saya membuat mobil go-kart, yang merancang terinpirasi dari McLaren Honda . Sekarang saya Menyebut McLaren Honda. Bagaimana romantis bila kita Bisa pensiun dengan tim ini,” Alonso.

di grid F1 di ini, Alonso, 34, Yaitu pembalap tertua di keempat Seusai Jenson Button (36), Kimi Raikkonen (36 tahun) dan Felipe Massa (35 tahun).

, “bila kita melihat seorang pengendara seperti Raikkonen, Button dan Massa, rasa masih akan bertahan di F1. Namun, saya mungkin tak akan mengikuti jejak mereka,” Perkataan Alonso.

Alonso tak berpikir rencana Seusai pensiun dari F1. jelas aja, mantan pembalap Minardi, Renault, McLaren dan Ferrari tak menutup peluang masih bekerja di Global balap.

“Ini masih terlalu dini untuk membicarakan rencana Seusai pensiun dari F1. Mungkin kita akan menikmati kehidupan normal. jelas aja saya,” Perkataan Alonso. Saya pasti akan merindukan balapan. Mungkin aku akan membalap di ajang lain, yang tak membatasi, seperti F1, Man yang sempurna di karenakan tak wajib sering menjalankan perjalanan sepanjang tahun

dari 8 balapan digelar musim ini, Fernando Alonso masih di Letak ke-13 di klasemen dengan 18 poin. Hasil terbaik dari kelima finis di lomba Monaco Grand Prix F1.