Pestaolahraga.com, Bandung –Panpel Persib Bandung akan menjalankan pertemuan rutin dengan komunitas suporter Persib untuk mensosialisasikan Embargo-Embargo selama menonton pertandingan di Stadion sesuai Anggaran yang dikeluarkan Komisi Disiplin Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Itu dikarenakan pihak Panpel Persib telah menerima surat sanksi dari Komdis ISC, terkait adanya oknum bobotoh yang menyalakan sinar laser di Persib menjamu Sriwijaya FC di laga perdana turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo di Stadion Si Jalak Harupat, 30 April.

Hal itu dijelaskan Koordinator Generik Panpel Persib, Budi Bram Rachman, Rabu (11/5/2016) di Bandung. Selain menjalankan pertemuan rutin lanjut Bram, pihaknya pun akan memasang beragam spanduk berupa imbauan kepada bobotoh di sekitar Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

“Tapi bentuk imbauannya masih sedang kami pikirkan akan seperti apa supaya benar-benar mengena kepada seluruh bobotoh yang datang ke Stadion. Kami juga berterima Afeksi kepada bobotoh meski Bisa sanksi, dengan cara Keseluruh bobotoh Berawal Dari tertib,” Perkataan Bram.

Dikatakan Bram, panpel pun akan meminta kepada pihak keamanan, khususnya penjaga pintu masuk supaya para bobotoh yang masuk ke stadion lebih ketat pemeriksaannya, sehingga tak ada yang membawa laser, apalagi flare di laga kandang kedua Persib di ajang TSC 2016, Sabtu (14/5/2016) kontra Bali United.

Bram menambahkan, untuk laga Persib versus Bali United, jumlah tiket masuk akan ada pengurangan dari biasanya, dari 27 ribu lembar yang dicetak Jadi 25 ribu.

“Kami sengaja mengurangi jumlah cetak tiket di karenakan di laga perdana lalu stadion penuh tapi tiket ternyata masih tersisa. Atas dasar itu, tiket yang dicetak untuk laga Persib nanti akan kami kurangi,” jelas Bram mengakhiri.