Mantan pemain timnas Indonesia, Rully Nere dan Elly Idris, bersiap tampil melawan Siwo Jaya di laga Agum Gumelar Cup di SUGBK, Jakarta, Minggu (10/4/2016). Keduanya merupakan mantan bintang Indonesia era 90an. (Pestaolahraga.com/Vitalis Yogi Trisna)

Pestaolahraga.com, Bogor – Rowley Nere hingga Disorientasi 1 kandidat Instruktur berikutnya U-19 Instruktur tim nasional melalui pemilihan PSSI teknik dan Komite pembangunan. Rowley mendapat undangan untuk menjalani nikmat andpropertest dan membagikan Program paparan.

Namun, mantan Instruktur Biak PSBS memilih untuk tak memenuhi PSSI panggilan. “Di masa lalu, saya meminta Instruktur di bawah 19 tahun dan saya mengeluarkan keputusan tak hadir (di fit along with proper test) melalui telepon,” Perkataan Rowley.

Instruktur yang membantu tim Nasional Medali Emas di Sea Games Indonesia di tahun 1987 mempunyai alasan sendiri mengapa ia memutuskan untuk tak memenuhi panggilan dan peluang PSSI menghapus mengarsiteki Tim Garuda Muda.

“aku pasti tertarik pelatihan di bawah 19 tahun. Namun, keadaan PSSI menurut saya tetap stabil meskipun sanksi, pemerintah dan Menyebut pembatalan sepakbola. Saya ingin menyatakan sepakbola kita benar-benar belum stabil,” katanya

pernyataan Rowley berarti bahwa telah menunggu Aplikasi Konferensi yang luar biasa (KLB) untuk memilih manajemen baru PSSI pertama. Namun, saat stres titik ini, Instruktur 59 tahun tak membenarkan atau menyangkal.

Meskipun penghapusan kesempatan untuk Jadi Instruktur U-19, Rowley masih aktivitas yang menuntut kejeliannya Bagaikan Disorientasi 1 bos besar di negara ini mempunyai.

Danurwindo Generik dan tumena Yeyen, Rowley mengenai dari pertandingan ke pertandingan di Football Championship Torabika (TSC) 2016 yang disampaikan oleh IM3 Qtel. “Kami Yaitu 3 sehingga tim engineering untuk menentukan pemain terbaik TSC setiap minggu,” Perkataan Rowley.

Di Hepotenusa lain, hingga di ini PSSI belum ditunjuk Bagaikan manajer untuk menahkodai U-19 Meskipun acara ini juga Instruktur calon ke permukaan.