Ini Pentingnya Derby Manchester Menurut Ander Herrera

Ini Pentingnya Derby Manchester Menurut Ander Herrera – Jelang laga Super Big Match bertajuk derby Manchester di tengah pekan ini, gelandang Manchester United Ander Herrera telah angkat bicara soal laga nanti, yang mana Herrera melabeli bentrokan antara Manchester City melawan Manchester United adalah pertandingan yang penting.

United akan melawat ke Etihad Stadium pada hari Kamis (27/04). The Red Devils saat ini menempati posisi kelima di klasemen Liga Premier Inggris, United terpaut satu poin dari City yang menempati peringkat empat klasemen.

Herrera dalam wawancara terbarunya membicarakan pentingnya pertandingan ini, dengan mantan gelandang Athletic Bilbao tersebut mengatakan bahwa pertandingan ini bisa menjadi penentu bagi timnya, yang tidak terkalahkan dalam 23 pertandingan liga.

“Ini akan menjadi pertandingan penting musim ini. Kami terpaut satu poin di belakang mereka dan jika menang, kami memiliki kesempatan untuk finis di posisi empat besar. Tapi jika menang, namun ini akan sangat sulit untuk kami,” katanya.

“Saya tidak tahu soal ungkapan ‘pemenang akan mengambil segalanya’, tapi ini akan menjadi pertandingan besar. Jika salah satu dari kami menang, kami tidak akan kalah lagi di banyak pertandingan atau melakukan kesalahan setelah ini. Ini akan menjadi kunci.

“Kami berada pada situasi yang sangat bagus, dalam performa yang sangat baik dan kami menghormati mereka, tapi kami melakukan banyak hal baik dan kami harus menunjukkannya pada hari Kamis (27/04),” pungkasnya.

 

Lorenzo Tebar Janji Akan Taklukan Sirkuit Jerez Bareng Ducati

Lorenzo Tebar Janji Akan Taklukan Sirkuit Jerez Bareng Ducati

Lorenzo Tebar Janji Akan Taklukan Sirkuit Jerez Bareng Ducati – Mendapatkan hasil yang cukup positif dengan berhasil finish diposisi sepuluh besar pada balapan akhir pekan kemarin di GP Austin, pembalap baru Ducati, Jorge Lorenzo siap kembali tampil lebih garang dan mendapatkan hasil yang lebih baik lagi pada balapan berikutnya di GP Spanyol, dua pekan depan.

“Saya pikir di Jerez kami akan membuat kemajuan lebih lanjut,” ujar Lorenzo dilansir dari Motorsport, Rabu (26/2).

Optimisme Lorenzo ini datang karena dirinya selalu tampil baik di sirkuit Jerez, meskipun ia tahu Ducati agak bermasalah saat balapan di sirkuit ini. Namun ia yakin jika perpaduan antara dirinya dengan Ducati akan menghasilkan kombinasi yang mantap yang bisa digunakan untuk menaklukan sirkuit Jerez.

“Ini adalah salah satu trek favorit saya. Meskipun sayangnya hal itu tidak berlaku bagi Ducati, tapi kami bisa mengimbangi hal itu dengan gaya balap saya dan penguasaan saya terhadap sirkuit ini,” terangnya.

“Jerez akan menjadi salah satu trek yang sulit karena secara historis salah satu trek terburuk untuk Ducati di MotoGP tapi dalam kejuaraan kita tidak pernah tahu apa yang akan yang akan terjadi,” tukasnya.

 

Pernat: Ducati Kecewa dengan Lorenzo

Pernat: Ducati Kecewa dengan Lorenzo

Pernat: Ducati Kecewa dengan Lorenzo – Rasa sakit hati dan kecewa pembalap baru Suzuki, Andrea Iannone, kepada tim lamanya Ducati, sedikit terlampiaskan setelah dirinya berhasil finish didepan pembalap baru Ducati, Jorge Lorenzo, pada balapan ketiga MotoGP 2017 di Austin akhir pekan kemarin. Hal ini diungkapkan oleh manajer Iannone, Carlo Pernat.

“Iannone melakukan hal yang positif, dia menggunakan potensi yang dimilikinya, dan dia sangat puas bisa finis di depan Lorenzo,” ungkap Pernat dilansir dari motorsport-total, Kamis (27/4).

Selain itu Pernat juga mengomentari penampilan pembalap baru Ducati, Jorge Lorenzo, yang selama tiga balapan awal ini memberikan penampilan yang cukup buruk. Menurut Pernat, Ducati pasti merasa kecewa karena mereka telah banyak mengeluarkan investasi dan uang untuk Lorenzo.

“Saya pikir mereka cukup kecewa dengan Lorenzo karena dalam tiga balapan dia selalu dibelakang kami,” ujarnya.

“Mereka telah menempatkan segala sesuatu-nya pada Lorenzo dan pembalap seperti Iannone diganti terlalu dini hanya demi dia. Tahun lalu, motor Ducati sangat kompetitif, tapi tahun ini tampaknya mereka telah membuat langkah mundur,” paparnya.

Ducati diketahui memilih untuk memecat Iannone demi mendatangkan juara dunia MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo ke garasi mereka. Keputusan Ducati itu menjadi hal yang sangat menyakitkan bagi Iannone setelah selama bertahun-tahun ia mengabdikan diri di tim Ducati dan menolak berbagai pinangan dari tim lain.