markas

Pestaolahraga.com, Surabaya – Skuat Inggris Bhayangkara Surabaya dan bisa membawa ke markas untuk kejuaraan sepak bola Torabika Mitra Kukar lebih banyak lanjut di tahun 2016 telah disediakan oleh IM3 Qtel, telah menyelesaikan sudah punya. tiga gamer telah telah terjawab, Ilham Udin Armaiyn, Zulfiandi, dan perambahan Radwan perdamaian telah dipraktekkan di lapangan, telah dipimpin oleh putra Graha 1 Marinir Brigif, Sidoarjo, Rabu (2016/07/13).

Kabar baiknya, beberapa dari tiga gamer terlambat untuk mendaftar di, dan menggembleng Zulfiandi di kondisi benar baik. di prakteknya, hanya itu menutup kebugaran perambahan Seusai kelompok untuk puas Idul Fitri, sejumlah waktu final.

ada tak mengandung di perambahan gamer telah bisa membawa ke inventarisasi Tenggarong. Transitority variabel Zulfiandi dan membangkitkan mengandung di 18 gamer telah bisa membawa. “apabila kita diamati situasi di olahraga ini, hanya menggembleng dan Zulfiandi baik. Elham Mengatakan begitu benar tentang antusias dan berpikir diri,” Ibnu.

kesulitan Zulfiandi dan anak seorang alasan teknis telah berlebihan. Sesuai dia, selain dari codec, dan bakat para gamer dari Bireuen, Aceh, benar bersertifikat, spesifik di bidang keselamatan dan mengoper bola. Selain dari itu, Zulfiandi Hargianto dikenakan apabila kondisi kain rekan setimnya di kelompok nasional U-19 Berawal Dari turun.

“manfaat Zulfiandi dan kelangkaan telah sesuai dengan persyaratan kita. Kita wajib membawanya di mengantisipasi Tenggarong, mengandung rotasi dan berkata,” Ibnu.

perkembangan Transitority itu, slot tersisa tetap siap di olahraga terakhir, atau sebelumnya hari Embarkasi, Kamis (2016/07/14). di karenakan apabila perambahan tetap dianggap belum disiapkan untuk beroperasi, dan Ben menyiapkan gamer lagi.

mengidentifikasi Bijahil Chalwa untuk masuk di inventarisasi prioritas dari kelompok pendidikan Bhayangkara SU di karenakan tiga kali berkolaborasi di olahraga telah benar baik. Mantan gamer Persela Lamongan pameran semangat besar untuk tampaknya di perang pertandingan melawan Mitra Kukar.