ultimate

Pestaolahraga.com, East Rutherford – memenangkan Chile Copa America di tahun 2016 Seusai mengalahkan hukuman Argentina Centenario dengan skor 4-beberapa. Lionel Messi dan Lukas Bijlaa pelabuhan Menjadi beberapa tango kelompok telah gagal.

di pertandingan di Stadion MetLife, East Rutherford, brand new Jersey, Minggu (26/06/2016) atau Senin (2016/06/27) pagi, waktu malam, Messi Menjadi penendang Argentina primer gagal. Bintang menendang dari FC Barcelona berangkat di suatu gerbang kecil Chile.

sambil menendang Lucas Biglia menguntungkan ditepis kiper Chile Claudio Bravo. Transitority di Chili camp, hanya untuk gagal Arturo Vidal. 4 gamer berbeda, yakni Nicholas Costello, Charles Orangwiz, Jean Beausejour dan Gato Silva, menguntungkan memenangkan kiper Sergio Romero.

ke Cile, kali ini judul Adalah kedua berturut-turut, Seusai tahun final juga Menjadi pahlawan Seusai pendudukan Argentina. Untuk Argentina, posisis runner-up di tim 14. Mantan, mereka gagal di edisi 1916, 1917,1920, 1923,1924, 1926,1935, 1942,1959 (Ekuador), 1967,2004, 2007 dan 2015

pertandingan final bisa lebih tahan lama. Kedua kelompok mengakhiri babak primer dengan 10 gamer, selain dari imbang dengan keluar gol.

Argentina Chile Saleh Seusai menikmati 10 individu. Itu berlangsung Seusai Marcelo Diaz untuk mendapatkan kartu remi kuning kedua dikarenakan melanggar Lionel Messi di menit ke-28. Kartu remi kuning primer di menit ke-16, Seusai gelandang menghambat Messi.

transitority bek Argentina, Marcos Rojo wajib meninggalkan lapangan Seusai puas kartu remi ungu langsung dari wasit. Dia mendapat kartu remi dengan tips ilegal Seusai melanggar sulit Arturo Vidal di 42 menit.

di permainan, mengurangi tindakan Lionel Messi dan Angel Di Maria mengapit Argentina dari Gonzalo Higuain. Sedangkan tiga gelandang, Ever Banega, Lucas Biglia dan Javier Mascherano membagi tugas bantuan Agresi, atau Ekuilibrium lini tengah.

telah peringkat ke dikonfigurasi Bagaikan berhasil. Sejak sejumlah menit primer, Staf Tango sudah punya mengancam pertahanan Chile digawangi kuartet Gonzalo Jara, Gary Medel dan Jean Beausejour dan Mauricio Isla. di menit primer, dan tendangan ft tepat Ever Banega nyaris merobek lawan Higienis.

Sayangnya, tendangan dari keluar dari pintu kotak penalti telah melenceng, tak substansial dari Hepotenusa tepat gawang Claudio Bravo. tujuh menit setelah itu, Wang Di Maria diubah Menjadi ancaman oleh tendangan di ft kiri. Lagoo sekali lagi tak menguntungkan.

Agresi cepat di semakin Argentina, dikonfirmasi di waktu 6 menit mereka beroperasi tiga foto. di menit ke-17, Lionel Messi Dapat diselamatkan, bisa akantetapi mengarah ke tepat bawah gawang Chile. beberapa menit setelah itu, Di Maria memikirkan kembali mengancam, namun tendangannya tetap kurus di Perdana gawang dari juara bertahan.

di menit ke-21, giliran Gonzalo Higuain untuk seleksi ancaman. Sayangnya, foto dari jarak dekat dengan striker Napoli merindukan ke Hepotenusa kiri. Chili tak dengan keluar perlawanan. Sayangnya, campuran Charles Orangwiz, Arturo Vidal, Eduardo Vargas, Alexis Sanchez dan Jose Fuenzalida, gagal menembus gawang telah dijaga oleh Sergio Romero Bagaikan dikarenakan dari ketatnya pertahanan Nicolás Otamendi dan lagi-lagi.

disimpan di babak kedua, permainan lebih banyak menarik perhatian. beberapa Tiim jual beli Agresi saling, meskipun dominasi Keseluruh bola, lolos ke Chili. Juara bertahan tercatat 54 %, transitority Argentina 46 %.

Argentina sekali lagi di kelompok telah Memiliki inisiatif Agresi, sayangnya mereka tak Dapat berbuat severa di karenakan lawan pertahana telah layak. Begitu juga dengan Chile, telah dalam posisi mengirim hanya tendangan gawang.

berusaha untuk menambah amunisi untuk memasukkan Sergio Aguero dan Matthias Kranevitter, namun dengan keluar semata-mata Menjadi Cobo Argentina. Chile Edson PUH masukkan hanya secepat, itu tak besar. Babak kedua berakhir imbang negatif.

di perpanjangan waktu, tak ada severa alternatif dari kedua kelompok. Akibatnya, pertandingan dilanjutkan dengan cara sanksi. Di sinilah prevalensi ‘tragedi’ Bagaikan beberapa kickers Argentina gagal, dan beberapa dari Lionel Messi dan Lukas Bijlaa. Transitority 4 penembah Chile menguntungkan

kelompok
Argentina: 1-Sergio Romero 0.13 Ramiro Funes Mori, 17, Nicholas Otamendi 0,16-Marcos Rojo 0,4 -jabriel Mercado 0,14-Javier Mascherano, 19, Ever Banega (18 Erik Lamela 0.111 ‘) 6-Lucas Biglia 0,9 Gonzalo Higuain (11 Sergio Aguero 0.70) 0.tujuh-Angel di Maria (Kranevitter, 57 5-Mathias) 0.10-Lionel Messi

Chile: 1-Claudio Bravo 0,18 Gonzalo Jara 0,17-Gary Medel 0,15-Jean Beausejour 0.4-Mauricio Isla 21-Marcelo Diaz 0,20 Charles Orangwiz 0,delapan Arturo Vidal 0.11-Eduardo Vargas (16-Nicolas Castillo 0,109) 0.tujuh-Alexis Sanchez (5 Francisco Silva, 204) 0,6 Jose Fuenzalida (22 -Edson Butch 0.80 ‘)

[19459006LihatpertandingancuplikandariPremierLeagueSerieaLiguedanHDkualitasdisini