Pemain dan Official Persib Bandung bersip Futuristis Stadion Sidoarjo, Sabtu (11/6/2016). (Pestaolahraga.com/Nicklas Hanoatubun)

Pestaolahraga.com, Surabaya – Persib Bandung , dan akhirnya mengakhiri kerjasama dengan Instruktur Dejan Antonic di (2016/11/06) hari Sabtu di Sidoarjo, Seusai digulung Maung Bandung, Surabaya Bhayangkara Inggris 1-4 di lanjutan kejuaraan sepak bola Torabika IM3 disediakan oleh Qtel.

Diane mengaku cukup tertekan untuk melatih Persib, di tim turun, ia tak Bisa berbuat banyak di karenakan tekanan dari para fans.

“, dan saya tak ingin memaksakan diri untuk tetap Hayati bila diperlukan untuk mundur. tak apa-apa, setiap galeri dan aku juga bukan masalah tak melatih Persib,” Perkataan Diane

sebelum pertandingan, dan suasana di tim Persib seperti biasanya. Ada suatu kondisi di mana para pemain tampaknya “membagi” dan depresi. Pestaolahraga.com berada di akomodasi hotel di Sidoarjo Persib, sejak Sabtu pagi, untuk merekam aktivitas para pemain dan Instruktur sebelum pertandingan.

di hari Sabtu pagi, di awal pemain Persib akan menjalani pelatihan. Namun, Diane mundur dari kursus pelatihan untuk PUZ terletak di pertandingan yang dimainkan di malam hari.

at 12:00, dan para pemain masih berada di kamar mereka, hanya ada beberapa pemain yang makan siang. Kami Dejan Antonic dan Darko Vargec juga makan siang dan bersantai.

setelah itu

beberapa jam, dan para pemain Berawal Dari Dinamis. Namun, ada sedikit gambar kebersamaan di skuad sebelum pertandingan. Pemain yang menjalankan shalat Ashar di masjid, 2 Samsul Arif , Purwaka Yudi, Angga Dias, M. Natshir, dan Tan Tan. Sementara yang lain Dinamis dengan cara independen.

pukul 17.00, dan pemutar media & B dijadwalkan. Robertino Pugliara dengan Juan Belencoso chatting di lobi, sementara Kim Kurniawan mempunyai ruang Generik turun dari lembah-lembah dan Darko.

situasi itu berbanding terbalik saat kinerja Persib Bandung di Piala Presiden di tahun 2015. di di itu, masih ada pemain hebat seperti Firman Utina, Subarda dan Mohammed Radwan di melonjakkan FC.

kohesi pemain Persib Jadi kunci sukses di tangan Presiden Cup juara Instruktur Djajang Nurjaman. Hal ini dimengerti, mereka telah membangun bersama sejak ISL 2014 dan setelah itu Jadi pahlawan.

Direktur Mukhtar Umuh saat ditanya mengenai Anemia kompak dan Menyebut para pemain Persib, tak ada kesenjangan antara masing-masing pemain. Namun, situasi di ini Persib (hasil minor di TSC), yang memungkinkan pemain untuk berkembang.

“Masalah pemain tak ada masalah, dan mereka benar-benar bagus-bagus aja. Hanya, ada masalah kecil saat ada pemain berkurang akan tetapi terus,” Perkataan lemah. Misalnya Juan Belencoso , di karenakan diuji di Ciamis sudah memberi peringatan kepadanya Umuh.

Seusai trio membintangi Ciamis, Umuh benar-benar meminta Diane menilai Belencoso Juan, yang hanya mencetak 2 gol (sekali Piala Bhayangkara, mencetak 1 gol di Ciamis).

“, tapi Belencoso tetap Demisioner, serta Kim Kurniawan Perkataan kerja” katanya Umuh.

di waktu itu, ada Disparitas pendapat antara Umuh dengan Diane. Diane masih membagikan kesempatan untuk Juan Belencoso, sementara versi Umuh, Belencoso dievaluasi dengan benar total.

Seusai pengunduran diri dari Diane dan Darko, pernyataan Umuh berubah. Umuh kepada wartawan di Bandung, Minggu (2016/12/06) masih pemain default Dejan Antonic aman di Persib, termasuk Kim dan Belencoso.

Manajemen membagikan kesempatan untuk herrie Setiawan Bagaikan sementara , “Mungkin bila mereka Bisa berurusan dengan Instruktur lain terlihat bagus,” katanya.

Yaitu

berat herrie pundah Seusai jatuhnya Dejan Antonic , yang membuat pemain depresi tak lagi naik. “Tim (pemain) tak ada masalah Serupa sekali, dan kekalahan kemarin mengecewakan tapi pemain wajib bangkit untuk memenuhi minggu depan,” Perkataan herrie.