Pestaolahraga.com, Jakarta – Kemenpora akan berkomunikasi dengan PSSI, Seusai Indonesia resmi terbebas dari suspensi FIFA. Kepala Komunikasi Kemenpora Gatot S. Dewa Broto Menyebut bahwa pihaknya Genjah mengagendakan pertemuan dengan PSSI.

Langkah Itu dilakukan supaya Interaksi pemerintah, di hal ini Menpora, dengan PSSI kembali harmonis. di fokus agenda PSSI yang dimandatkan FIFA, federasi sepak bola Indonesia itu mempunyai kewajiban untuk berkoordinasi dengan pemerintah guna menjalankan beberapa agenda Internasional.

“Genjah mungkin akan ada pertemuan formal dengan para pimpinan PSSI. Kapan waktunya Bisa diatur masing-masing pihak,” Perkataan Gatot kepada wartawan, di Gedung Kemenpora, Senin (16/5/2016).

Disinggung soal Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang diajukan voters PSSI, Kemenpora tak ingin Empati mencampuri apa yang Jadi masalah internal PSSI.

Beberapa anggota PSSI yang tergabung di Kelompok 85 memang meniatkan untuk mengadakan KLB. Mereka mengaku sudah mendapat dukungan 89 klub untuk mengadakan kongres yang bertujuan untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua Generik plus anggota Exco.

“Kami selanjutnya akan berkomunikasi dengan Menpora. Terkait dengan adanya keinginan klub untuk KLB itu tergantung voters, di karenakan bola ada di PSSI. di karenakan memang ada syarat-syaratnya, dan bila nantinya syarat untuk KLB terpenuhi kami akan memfasilitasi dan bila tak, kami tak memaksa,” ujar Gatot.

Selain itu, Kemenpora juga menyampaikan ucapan terima Afeksi kepada Tim Transisi yang tugasnya dianggap selesai seiring dengan pembatalan sanksi FIFA kepada PSSI.

“Terima Afeksi untuk Tim Transisi. Tugas tim ini berakhir seiring dengan pembatalan sanksi administratif PSSI dari Kemenpora. Tapi pembubarannya akan ada surat keputusan,” ucap Gatot.

Tim Transisi bertugas menggantikan PSSI selama Anemia lebih 1 tahun di masa pembekuan. di 1 tahun Itu, tak ada kompetisi yang mewarnai sepak bola Indonesia, melainkan turnamen.