Tim bola voli pantai Indonesia raih medali emas (Ajeng Resti/Liputan6.com)

Pestaolahraga.com, Bali – voli pantai atlet sangat curam jalan yang melewati Indonesia untuk menembus acara Rio de Janeiro Olimpiade 2016 , di bulan Agustus 2016. mereka wajib Jadi pahlawan di babak final kualifikasi untuk Asia dan Pasifik di Australia, dari 20 hingga dengan 26 Juni 2016, untuk menutup tiket ke Rio de Janeiro.

Lihat juga

tugas tak akan mudah mengingat lawan tak dihadapi tim dengan cara acak, Yaitu China dan Kazakhstan. Namun, ia Menyebut Instruktur tim nasional pesawat Pantai Sepakbola Indonesia, Slamet Mulyanto, timnya siap menampilkan yang terbaik. “Kami mental atlet siap tanding,” katanya urusan keamanan selama voli praktek pantai mengunjungi Imam Nahrawi, Minggu (2016/06/19).

“sebelum Futuristis ke Rio, kita wajib lolos untuk pertama kalinya di Australia. bila kita Yaitu juara di Australia dan Indonesia di tempat untuk mendapatkan tiket langsung ke Rio,” tambahnya, seperti dikutip situs resmi Kemenpora.

Bahkan bila Indonesia gagal menang? Peluang masih terbuka Futuristis Olimpiade 2016. Dari catatan, dan Arjuna merah, putih, dan wajib di tempat kedua atau ketiga di babak final kualifikasi di Australia.

“bila itu hingga ke kedua atau ketiga di tim Indonesia mengikuti wajib playoff lagi di Rusia, yang akan diikuti di kelas 2 dan 3 dari 5 wilayah. Kelas 1 dan 2 di Rusia akan memenuhi syarat untuk Rio, “Perkataan Slamet.

Indonesia akan mengirimkan 3 pasang untuk mengambil bagian di putaran final kualifikasi Olimpiade 2016. Ini Ade Candra Rachmawan / Fahriansyah, Danangsyah / Gilang Ramadhan, dan Rendy Verdian / M Asyifa.

di ini, atlet ini melalui suatu kamp pelatihan di Sanur, Bali. Slamet jelaskan Bali dipilih Bagaikan pusat pelatihan dan suasana nasional yang mirip dengan Rio de Janeiro.

“Pemilihan lokasi pelatnas di sini untuk beradaptasi dengan kondisi riil di di pertandingan Olimpiade setelah itu. Mirip angin dan pasir pantai yang hampir cocok stadion di Brasil,” Perkataan Slamet.