Riko Simanjutak memanfaatkan libur untuk pulang ke Pematang Siantar. (Pestaolahraga.com/Arya Sikumbang)

Pestaolahraga.com, Padang – liburan di karenakan pemain klub manajemen Semen Padang hari yang lalu Minggu (2106/05/29) hingga Kamis (2016/06/02) digunakan oleh Hengki Ardiles dan lain-lain. Untuk kembali ke tempat kelahiran semua, bukan gelandang dengan Dispensasi dari tim kecil Kabau biografi, Rico Samanjuntak .

Untungnya untuk Rico, jarak dari kampung halamannya, Siantar, Sumatera Utara, dan tak begitu banyak dengan Sumatera “istirahat saya kembali turnamen Siantar ibu mengunjungi orang-orang yang baru sembuh dari sakit dan tiba kerabat diantisipasi. Momen bertemu dengan sebagian besar keluarga saya menunggu, untungnya membagikan manajemen waktu off “Perkataan Rico Barat.

.

pemain Menyebut pilihan dari sebelumnya di ibu Surabaya United Yaitu tokoh yang paling berpengaruh di karirnya di kulit bundar. Semangat, doa, dan dukungan ibu membuat suatu drama yang sukses di beberapa klub, yang paling baru Semen Padang, yang membuat namanya lebih dikenal masyarakat sepakbola nasional.

“seorang ibu yang berperan penting di kepribadian karir sepak bola saya, juga membagikan Roh keluarga besar yang berharap suatu hari saya Bisa memakai seragam tim Indonesia” dan menambahkan kecil.

didukung oleh orang tuanya yang mempengaruhi akhirnya memperkuat Semen Padang keputusannya Torabika Football Championship (TSC) 2016 Pengenalan IM3 Qtel .

“Saya benar-benar mengerti saya. Saya mendapatkan keberhasilan yang sekarang Yaitu buah dari semua doa mereka,” Perkataan Letnan Jenderal mantan sepak bola di Sumatera Utara, Riau PON 2012.

Rico serta bermain dengan klub di Semen Padang membawa kebanggaan kepada sanak saudara di Siantar. Selain mempunyai rekam jejak yang terbukti di kompetisi nasional di sepak bola, Semen Padang klub dari Sumatera, yang mempunyai nama besar masih.

“Keluarga saya telah sangat bangga bermain Semen Padang . Saya berharap saya Bisa, Perkataan Rico. Untuk membagikan yang terbaik untuk masyarakat Sumatera Barat”