Pestaolahraga.com, Jakarta – Persija Jakarta menumpulkan lini depan telah Menjadi kesulitan telah wajib diatasi. Instruktur Persija, Paulo Camargo , Mengatakan persyaratan gamer asing Absolut penting untuk mengangkat performa kelompok.

Sampai minggu final seluruh 11 Football Championship Torabika (TSC) 2016 telah disediakan oleh Qtel IM3, Persija dalam posisi hanya berdasarkan 5 gol. kebenaran, hanya 1 gol diciptakan oleh penyerang, seorang Jose Adolfo Guerra, seorang 3RD minggu bertentangan dengan Persela Lamongan di Jakarta.

tak adanya institusi deskripsi tengah juga berpengaruh unit Persija. beberapa Letak ini wajib up to date di putaran kedua nanti. Tak pelak, Camargo keinginan untuk menyediakan gamer asing di beberapa Letak.

, “Sayyang pasti membutuhkan gamer ekstra. Persyaratan sekarang di Letak deskripsi tengah-rumit,” Ungkap Ungkap Camargo Pestaolahraga.com .

bagaimanapun, Camargo belum disiapkan untuk acara identitas gamer asing telah ia inginkan. Sesuai dia, ia tak pameran gamer asing Seusai penonton, khususnya kedua kalian Memiliki tahap lebih moderen di menonton gamer.

“transparan aja gamer asing, ada sejumlah, dan sayyang diingat di kepala,” lanjut mantan Instruktur Sao Paulo begitu muda.

awal musim ini Persija severa kedatangan sejumlah gamer asing untuk pilih. bagaimanapun, gamer asing telah tak sesuai dengan kebutuhan Camargo. di ini, Camargo mereka muncul keinginan untuk Menelusuri gamer asing telah tentang pengetahuan jenis menikmati sepak bola Indonesia.

di babak primer, Persija menguat tiga gamer asing dari 4 bukaan telah disediakan oleh PT Bjeelora Trisula semesta (GTS) Bagaikan operator turnamen.

tiga gamer Jose Adolfo Guerra (Colombia), Hong Son Copyright (Korea Selatan), dan William Pacheco (Brazil). Dari tiga gamer, tak ada telah Pernah kalian merasakan lingkungan sepakbola Indonesia mantan.