Pestaolahraga.com suci – Seluruh program ini beruang karantina di Kudus, Jawa Tengah, dan anggota kelompok bulu tangkis telah bisa masuk ke Rio de Janeiro Olimpiade 2016 mendapat program pendidikan tubuh kalian. Program pemulihan (PCR), telah Menjadi Disorientasi 1 sorotan serius, bisa memperkuat seluruh batu.

Kepala Dinas Akademik Jasmani PP PBSI, Felix Ari Bayou Marta, Mengatakan proses pemulihan Seusai pendidikan dan pertandingan benar penting untuk atlet. recovery benar Dapat bantuan atlet menjauhkan diri dari kecelakaan dan untuk mengembalikan standing atlet.
Mengatakan
Felix program akademik tubuh telah dijalankan seluruh batu Itu perbaikan , atau untuk mempertahankan atlet pedesaan dan daya tahan.

“Program pulih bisa lebih banyak ditingkatkan sekali lagi, dan kita sedang bersiap-siap untuk proses Waltseellat pemulihan atletik baik, misalnya, kita sekarang bersiap-siap air Geothermal dan dingin a untuk mencairkan atlet Seusai olahraga,” Ungkap Felix, telah ia terima di kudus, seperti dilansir situs web resmi PBSI, Senin (2016/07/11). “latihan tubuh seluruh karantina di perbaikan, dan alasan untuk mempertahankan pedesaan dari para atlet supaya terus menjadi fit dan tentang antusias,” Ungkap Felix.

“bagaimanapun, program akademik jasmani via karantina telah serbaguna, telah menyiratkan kita bisa menyediakan” Mengelola manajer program rekayasa.

periode di hari primer karantina berisi pendidikan teknis, dimana atlet tak mendapatkan program olahraga. latihan teknis ditujukan di di ini mempertahankan kebugaran atlet.

Staf bisa beruang karantina di kampus seluruh 6 hari di 11 ke 16 Juli 2016 Seusai beruang karantina di Kudus, kelompok bisa memikirkan kembali ke Jakarta sebelumnya berangkat ke Brasil di 27 Juli, 2016 untuk tahap kedua dari kamp pendidikan di Sao Paulo.

handed

Indonesia 10 kemenangan Olimpiade ke Rio de Janeiro di tahun 2016. Ini Tantawi Ahmed / Liliana Natsir dan Praveen Jordan / Deby Susanto (ganda kombinasi), Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan (ganda putra ), Greysia Polii / Nitya Krishinda Maheswari (ganda putri), Linda Wenifanetri (tunggal putri), Tommy Sugiarto (tunggal putra).