Pestaolahraga.com, Sidoarjo – Bhayangkara Inggris Surabaya gagal memanfaatkan alternatif untuk mendapatkan tiga poin di kandang. di minggu kedelapan sepakbola Torabika 2016 Championship diperkenalkan oleh Stadium IM3 Qtel Bjeelora Delta Sidoarjo, Sabtu (25/06/2016), membungkuk Bhayangkara SU Madura United 1-0. Dan Pablo Rodriguez mencetak gol di menit 92.

Inggris Madura memainkan Agresi langsung sejak menit awal pertandingan. di menit ke-22 dari kewarasan Nurcahyo tendangan bebas, kiper Bhayangkara Inggris Surabaya praktis mengakui, namun bola melambung.

peluang berikutnya menit PDA untuk 34 via Hepotenusa pakan, gamer coba sekali lagi mengancam Orang Surabaya Madura Inggris Bhayangkara. Tendangan sayang Pablo Rodriguez gagal mengarah ke gawang.

mendapat tekanan terus untuk Orang Madura obat kelompok bin Grahan mengubah Letak gamer di 35 menit menggembleng Udin mengganti Asterik Rudi Widodo.

perlawanan tekun dengan meluncurkan PSU meskipun peluang dibatasi untuk menyerang. di menit ke-40 dengan foto Thiago Furtuoso set, kiper di upaya Heri Prasetyo. Menendang namun gagal menembus gawang tongkat Heri. Sampai menit terakhir, bisa akantetapi kelompok tak mengubah tindakan hasil 0,0-0.

Di babak kedua, Bhayangkara Surabaya Inggris mengambil inisiatif Agresi. 48 menit, dengan pemogokan dari Rudi Widodo praktis ke gawang Heri Prasetyo. Sayangnya, bola menguntungkan Heri asuransi.

setelah itu

beberapa menit, Madura United Memiliki alternatif emas untuk unggul. Spot kerjasama dengan Rusia Nopriharis Pablo Rodriguez berakhir dengan kegagalan Nopriharis alasan wahyu pecah.

di 83, pecah praktis kiper Engelbert Sani Bhayangkara di Surabaya Serikat. Wing bola plesing sayang pemai ia gagal meembus wahyu wickets.

Inggris Madura terakhir dalam posisi mencuri gol di menit terakhir. Pablo Rodriguez dalam posisi menemukan Higienis Seusai wahyu dari kemelut di depan gawang Bhanyangkara

S usunan gamer

Bhayangkara SU (4-tiga-tiga): Wahyu Tri Nugroho. Faturochman, di Otavio Dutra, I Gede Bhutto, M. Hargianto. Indra gua, Evan Dimas, Zulfiandi. Abdul Khebir, menggembleng Armaiyn, Tiago Futuoso

Instruktur: Ben Graham

Madura Inggris (4-tiga-tiga): Heri Prasetyo. Rendi Siregar, Munhar, Fabiano Beltram, Gilang Ginarsa. Dane Milovanovic, putra Ahmad Maulana, dan kewarasan Nurcahyo. Slot Bayou, Pablo Rodriguez, Eric minggu

Pelaih: Gomes de Oliveira