Pestaolahraga.com, Kota Ho Chi Minh – menggandakan putri Indonesia, Tiara Rosalia Nuraidah / rizki Amelia Pradipta , dan segel tiket final Vietnam berani Mengagumkan Prix Gold 2016 balapan Seusai menundukkan mitra China Cheng Shu / Sun Xiaoli, Sabtu (2016/07/23). Unggulan kelima memenangkan beberapa pertandingan berturut-turut 21-15 0,21-19.

kemenangan untuk di ini / Asterik-Asterik Rizki menyaksikan sejak awal pertandingan di game primer. Mereka dalam posisi mendikte permainan ganda China, meskipun kode kupon mitra berusajha membagikan perlawanan sulit. Pertandingan primer berakhir di kemenangan arus / Rizki 6 poin.

di setiap pertandingan, mitra bahascina benar-benar membagikan perlawanan sulit. Mereka tak mau melepaskan kemenangan tanpbiaya untuk ganda Indonesia. Akibatnya, perburuan tekun dengan mengejar poin tegang. bagaimanapun, berbekal kemampuan dan pengalaman telah lebih banyak baik, dan permainan dan juga menguntungkan memenangkan Tiara mattetap pencaharian sayyang.

tiket juga memasuki ganda kombinasi kontrol ultimate dari Indonesia, Alfian Eco Prasetya / Anisa Saufika. Dia berurusan dengan sejumlah Taiwan, Tseng Min-Hao / Pan Shan Hsieh, unggulan keempat, menguntungkan di tiga pertandingan 18-21 0,21-19 0,21-16.

Alfian / Anisa ultimate musim Geothermal di pertempuran ini dan Dehidrasi pertandingan primer. bagaimanapun, mereka tak jatuh mental dan dalam posisi bangkit untuk memenangkan beberapa pertandingan berikutnya. kebenaran, di semua tiga pertandingan Alfian / Anisa Dapat tampil dominan, dan di karenakan itu kesulitan kode kupon kompensasi permainan.

langkah Tiara / Rizki dan Alfian / Anisa single gagal diadopsi oleh Indonesia, Firman Abdul Kholik. Berurusan dengan unggulan ke-11 Malaysia Chong Wei Feng, kemenangan terkemuka pedesaan telah dikalahkan 19-21 0,15-21.

Hasilnya, Indonesia telah melewati beberapa wakil dari partai besar Vietnam Berani 2016 . bagaimanapun, tetap ada kemungkinan untuk menambah wakil di final, dengan beberapa guard della Destiara / Rosyita Eka Putri. Mereka bisa memperebutkan tiket untuk pertandingan final melawan mitra Jepang, Ayako Sakuramoto / Yukiko Takahata.